Tentang Maltin
Tgl lahir : 10 juni 1996 ,T angerang
Agama : buddhasekolah :
- TK. Santa Maria (2000-2002)
- SD. Santa Maria (2002-2008)
- SD. Bonavita (2008-2010)
- SMP. Bonavita (2010-2013)
- SMA . Perg. Buddhi (2013-2016)
- Universitas Buddhi Dharma (2016-sekarang)
Pekerjaan :
- Marketing Plaza Toyota (2016 - Sekarang)
Facebook : www.facebook.com/maltinjunias
Instagram : @ovomaltien
Masa kecil yang berbeda
Saya maltin junias , saya lahir di tangerang tepatnya di RS
Melati Tangerang , saya hanya memiliki 1 saudara kandung perempuan . Setelah
saya lahir 2 tahun kemudian keluarga kami mengalami masalah yang begitu
rumit hingga kedua orang tua Saya harus
mengalami perceraian . Saya selama beberapa hari tinggal bersama ibu saya ,
namun karna ibu saya yang tidak bekerja akhirnya dia mengembalikan Saya kepada
ayah saya . saat saya besar bersama ayah saya , saya belajar untuk membenci ibu
saya . Tahun 2000 saya memulai sekolah saya di taman kanak kanak TK Santa Maria
Daan Mogot Tangerang . Dalam hidup saya yang memulai keluar ke dunia baru , Oma
adalah orang yang paling berperan saat itu , oma yang mengantarkan saya sekolah
dan menjemput saya . 2 tahun selesai saya masuk ke Sekolah dasar melanjutkan
nya tetap di Santa Maria , tetap oma saya yang berperan dalam mengiringi hidup
saya ini . namun hanya mengantarkan tidak menemani saya , saya melihat
sekeliling saya bersama kedua orang tua mereka , namun hanya saya yang sendiri
terdiam melihat suasana baru seperti ini . setahun saya merasakan keras nya sekolah dasar
tanpa bimbingan , akhirnya saya harus mengulang kembali ke kelas satu dan oma
mulai mengajarkan saya untuk membaca . saya sangat mengingat saat itu saya
duduk di meja di temani oma dan dia mengajarkan saya membaca , saya ingat saat
saya tidak bisa saya akan memukul kepala saya sambil tertawa . tahun kedua saat
saya bersekolah usai saya naik ke kelas 2 saat itu saya sudah di temani pacar
papa saya yang mungkin akan membingbing saya . saya tetap merasa anak yang
kurang bahagia saat itu . ibu tiri yang awalnya baik ternyata dia berani
melukai saya saat saya tidak bersama ayah saya . saya pernah melihat kakak saya
menangis karena ulah nya , akhirnya karena itu kaka saya memutuskan untuk
pindah dan tinggal bersama oo (kakak dari ayah saya ). Saya merasa lebih tenang
karena cici saya sudah lebih bahagia bersama oo saya . tahun berikutnya saya
yang ikut tinggal bersama oo saya , kerena ayah saya yang sudah menikah dan
tinggal bersama ibu tiri . waktu demi waktu saya terbiasa tanpa orang tua di
sisi . saya merasa bahagia namun merasa tidak bebas karena saya tinggal bukan
bersama keluarga saya sendiri . saya hidup menjadi anak yang bawel dan bukan
anak yang selalu di bully oleh teman sekolah , hingga akhirnya saya bertemu mama saya untuk
pertama kalinya , iya menelpon lalu meminta untuk datang namun saat melihatnya saya berlari keluar rumah dan pergi
bersama sepeda , entah apa yang saya
rasakan saya begitu membenci nya hingga tidak rasa mau bertemu dengan nya . kelas 5 saya mengulang kesalahan saya yang dulu saya
tidak mau belajar hingga tidak naik kelas dan di keluarkan dari sekolah . malu rasanya namun saya menutupi semuanya , saya
mengirim pesan kepada ibu saya agar saya bisa tinggal bersama nya, namun tidak
ada jawaban dr ibu saya . mencari sekolah baru bersama oma saya lagi 4 sekolah
saya datangi dan mendaftar namun oo sudah mendaftarkan saya di sekolah SD
Bonavita. Memulai kembali di suasana baru , terdiam karena malu dan terdiam
karna merasa asing . memulai di sekolah baru kaka kelas merasa saya begitu
sombong membuat ia ingin memukuli diri saya , 2 hari saya di kejar di jalanan
sekolah akhirnya saya melapor ke oma . ke esokan harinya paman saya yang
sekarang sudah tiada melaporkan kepada kepala sekolah , akhirnya saya aman
untuk bersekolah dan lulus di tahun berikutnya dengan di iringi perkelahian
ataupun kenakalan pada diri saya . namun pada saat itu saya berhasil membawa
piagam juara 1 untuk lomba lari jarak pendek atletik seluruh sekolah di kota
tangerang , dan saat itu pula saya mengawali hoby saya sebagai pembalap liar
walau saya tahu kakak sepupu saya sudah meninggal akibat balapan di jalanan .
namun karena dirinya saya ingin mencoba dan memberikan sesuatu yang berbeda
karena saya sangat bangga pada dirinya . itulah awal saya untuk melepaskan diri ke usia remaja :)


Komentar
Posting Komentar